ACEH BESAR · 23 KECAMATAN · 603 KDMPData publik · Diperbarui 2026
Ekonomi produktif

Usaha dimulai dari kebutuhan yang paling dekat.

Koperasi yang sehat dibangun dari arus transaksi yang nyata. Aceh Besar memiliki ruang untuk pangan harian, produk UMKM, hasil pertanian/perkebunan, serta usaha pesisir.

KDMP Syariah Gampong Lam Lumpu, Aceh Besar
Dokumentasi KDMP Lam Lumpu — RRI Banda Aceh, 29 Juni 2026

Contoh Lam Lumpu

Pada 24 Agustus 2026, Ketua KDMP Syariah Gampong Lam Lumpu menyebut koperasi menggunakan Rp25 juta simpanan anggota sebagai modal usaha awal. Usaha utamanya berupa penyediaan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lain.

Keanggotaannya telah mencapai 139 orang. Koperasi juga menampung produk UMKM kelompok warga serta hasil pertanian dan perkebunan untuk dipasarkan melalui gerai.

Prinsip praktis: mulai dari barang yang berputar cepat, bangun disiplin pembukuan, lalu tambah lini usaha setelah arus kas dan tata kelola stabil.

Empat jalur yang relevan

Pangan harian

Kebutuhan pokok menciptakan transaksi rutin dan dapat menjadi fondasi hubungan dengan anggota.

UMKM dan produk rumah tangga

Gerai koperasi dapat menjadi ruang kurasi dan pemasaran produk warga yang sebelumnya hanya beredar di lingkup kecil.

Pertanian dan perkebunan

Koperasi dapat berperan sebagai agregator hasil, pembeli kolektif sarana produksi, atau penghubung ke pasar yang lebih luas.

Pesisir dan perikanan

Wilayah pesisir dapat mengembangkan model yang berhubungan dengan hasil tangkap, kebutuhan nelayan, logistik, atau rantai dingin jika infrastrukturnya memadai.

Ekosistem terkait

Jaringan KOPDES

Jelajahi portal KOPDES daerah lain. Tautan jaringan bersifat navigasional.